BPRS Bhakti Sumekar Uji Model Bisnis Mahasiswa UNIBA di Pasar Anom

Jumat, 10 April 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar (Dua kiri berkacamata), saat foto bersama (Istimewa - garudajatim.com)

i

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar (Dua kiri berkacamata), saat foto bersama (Istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – BPRS Bhakti Sumekar menggandeng mahasiswa Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura dalam program praktik kewirausahaan berbasis lapangan di lantai 2 Blok A Pasar Anom Baru Sumenep, Jawa Timur.

Inisiatif ini bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan langkah konkret menghidupkan titik ekonomi yang selama ini kurang produktif.

Program yang berlangsung pada Jumat (10/04/2026) tersebut memberi ruang bagi mahasiswa untuk terjun langsung ke dunia usaha. Mereka menjalankan aktivitas perdagangan secara mandiri, mulai dari menawarkan produk hingga mengelola transaksi, menjadikan pasar tradisional sebagai laboratorium bisnis nyata.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi mendorong optimalisasi aset daerah sekaligus membuka ruang ekonomi baru.

“Area ini sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal. Dengan keterlibatan mahasiswa, kami berharap muncul daya tarik baru yang bisa menggerakkan aktivitas perdagangan di lokasi ini,” ujarnya. Jumat (10/4/26)

Tidak hanya berorientasi pada pengembangan pasar, program ini juga menjadi wadah pembentukan karakter kewirausahaan mahasiswa. Dalam praktiknya, peserta dituntut memahami dinamika pasar secara langsung, termasuk strategi penjualan, pengelolaan keuangan, hingga adaptasi terhadap perilaku konsumen.

Hairil sapaan akrabnya menilai, kehadiran mahasiswa membawa warna baru dalam pola perdagangan di Pasar Anom. Kreativitas dan pendekatan inovatif yang mereka tampilkan dinilai mampu menjadi katalis perubahan, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi modern.

“Kami melihat ada semangat baru yang dibawa mahasiswa. Ini penting untuk mendorong transformasi cara berdagang agar lebih adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman,” tambahnya.

Program ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan temporer. BPRS Bhakti Sumekar menargetkan adanya kesinambungan program yang mampu memberikan dampak jangka panjang, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat sekitar pasar.

Melalui integrasi antara dunia pendidikan dan praktik ekonomi riil, keterlibatan mahasiswa UNIBA dinilai menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi wirausaha muda yang tangguh.

Di sisi lain, Pasar Anom yang sempat redup perlahan diproyeksikan kembali menjadi simpul aktivitas ekonomi lokal yang hidup dan berdaya saing.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil
Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3
Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat
DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama
Bupati Sumenep dan Kadisdik Sidak Hari Pertama MPLS
Fauzi Wongsojudo Lantik 25 Pejabat Administrator, Kirim Sinyal Percepatan Reformasi Birokrasi hingga Pelayanan Desa
Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, DKUPP Sumenep Siapkan Koperasi Jadi ‘Mesin Baru’ Penggerak Ekonomi Desa
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:21 WIB

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:01 WIB

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:41 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:06 WIB

Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:12 WIB

DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama

Berita Terbaru

Foto petani tembakau saat panen (Za - garudajatim.com)

Berita

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Jul 2026 - 20:01 WIB