Dari Desa ke Paripurna: Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Desak Percepatan Pembangunan Berbasis Aspirasi

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, H. Zainal Arifin (dua kiri), saat menghadiri rapat paripurna (Za - garudajatim.com)

i

Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, H. Zainal Arifin (dua kiri), saat menghadiri rapat paripurna (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim — Peta persoalan riil masyarakat Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali terkuak di ruang sidang legislatif. Dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar Rabu (31/03/26), tujuh fraksi secara resmi menyampaikan laporan hasil Reses II Tahun Sidang 2026, yang menjadi cerminan langsung kebutuhan dan harapan warga dari berbagai daerah pemilihan.

Kegiatan reses yang berlangsung pada 9 hingga 16 Maret 2026 itu menjadi momentum krusial bagi anggota dewan untuk turun langsung ke tengah masyarakat.

Dari pertemuan-pertemuan tersebut, terkumpul beragam aspirasi yang mencerminkan masih adanya ketimpangan pembangunan, terutama di wilayah kepulauan dan pedesaan.

Berbagai isu strategis mencuat dalam laporan masing-masing fraksi. Mulai dari infrastruktur jalan yang belum merata, keterbatasan akses layanan kesehatan, kualitas pendidikan, hingga kebutuhan pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil.

Selain itu, persoalan klasik seperti ketersediaan air bersih, akses transportasi antarwilayah, dan dukungan terhadap sektor pertanian dan perikanan juga menjadi sorotan serius.

Dalam forum tersebut, juru bicara dari masing-masing fraksi menyampaikan hasil temuan mereka. Fraksi Gerindra-PKS melalui Agus Hariyanto, Fraksi PPP oleh Hairul Anam, Fraksi PAN oleh Hairul Anwar, Fraksi Demokrat oleh Ahmad Jazuli, Fraksi PDI Perjuangan oleh Darul Hasyim Fath, Fraksi NasDem oleh Samsiyadi, serta Fraksi PKB oleh Mirza Khomaidi Hamid.

Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, H. Zainal Arifin, menegaskan bahwa laporan reses bukan sekadar formalitas politik, melainkan pijakan utama dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah. Ia menyebutkan, DPRD akan memastikan seluruh aspirasi tersebut masuk dalam skala prioritas perencanaan dan penganggaran.

“Reses ini adalah suara asli masyarakat. Kami tidak ingin ini berhenti di meja sidang. DPRD akan mendorong pemerintah daerah untuk segera merealisasikan kebutuhan yang mendesak,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif agar program pembangunan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sumenep, jajaran Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, camat, tokoh masyarakat, serta awak media.

Melalui forum ini, DPRD Sumenep tidak hanya menyampaikan laporan, tetapi juga mengirim pesan tegas: pembangunan daerah harus berbasis pada realitas di lapangan.

“Kini, tantangan berikutnya ada pada pemerintah daerah untuk menerjemahkan aspirasi tersebut menjadi kebijakan konkret yang mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Usulan Pokir DPRD Sumenep: 208 Program Masuk SIPD, Infrastruktur Masih Mendominasi Arah 2027
Dari 771 Aspirasi ke Program Nyata: Ujian Ketepatan Arah Pembangunan Sumenep 2027
Pantai Slopeng Sumenep di Titik Kritis: Wisata Dikelola Asal Jalan, Publik Dipalak, Pemerintah Bungkam
Santri Kepulauan Dapat Angin Segar, DPRD Sumenep Gratiskan Transportasi Laut ke Pesantren
Pemprov Jatim Pasang Tameng Hadapi Gejolak Global, Kepala Daerah Diminta Bergerak Cepat
WFH Setiap Rabu, Jurus Baru Pemprov Jatim Tekan BBM Tanpa Korbankan Layanan Publik
Bara Petasan Berujung Amarah: Duda Asal Meddelan Babak Belur di Pinggir Jalan Daramista
Dari Rak Buku ke Panggung Budaya, Dispusip Sumenep Sabet Juara II Festival Ketupat 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:22 WIB

Dari Desa ke Paripurna: Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Desak Percepatan Pembangunan Berbasis Aspirasi

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:30 WIB

Banjir Usulan Pokir DPRD Sumenep: 208 Program Masuk SIPD, Infrastruktur Masih Mendominasi Arah 2027

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:08 WIB

Dari 771 Aspirasi ke Program Nyata: Ujian Ketepatan Arah Pembangunan Sumenep 2027

Senin, 30 Maret 2026 - 10:17 WIB

Pantai Slopeng Sumenep di Titik Kritis: Wisata Dikelola Asal Jalan, Publik Dipalak, Pemerintah Bungkam

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:08 WIB

Santri Kepulauan Dapat Angin Segar, DPRD Sumenep Gratiskan Transportasi Laut ke Pesantren

Berita Terbaru