Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat melantik Organisasi Perangkat Daerah (Za - garudajatim.com)

i

Foto Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat melantik Organisasi Perangkat Daerah (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memulai tahun 2026 dengan sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II) dimutasi dan dilantik dalam sebuah prosesi khidmat di Pendopo Agung Keraton.

Mutasi ini menandai fase baru penataan organisasi perangkat daerah (OPD) yang diarahkan untuk mempercepat capaian pembangunan dan pelayanan publik.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang menyatakan perombakan ini menyasar sektor-sektor vital yang selama ini menjadi penopang utama roda pemerintahan, mulai dari pendapatan daerah, pendidikan, lingkungan hidup, sosial, investasi, hingga ketenagakerjaan.

Dalam sambutannya, Bupati Fauzi menegaskan bahwa mutasi kali ini merupakan bagian dari desain besar penguatan kinerja birokrasi daerah, bukan agenda seremonial tahunan.

“Ini bukan soal mengganti orang, tetapi menempatkan energi yang tepat di posisi yang tepat. Tantangan 2026 menuntut birokrasi yang bekerja cepat, akurat, dan menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya. Rabu (14/1/26)

Menurut Fauzi, dinamika pembangunan ke depan tidak lagi memberi ruang bagi birokrasi yang berjalan lamban dan reaktif. Oleh karena itu, penempatan pejabat dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja, rekam jejak, serta kemampuan adaptasi terhadap target-target pembangunan yang semakin kompleks.

“Saya tidak ingin pejabat hanya sibuk menyesuaikan diri. Mereka harus langsung tancap gas sejak hari pertama,” ujarnya.

Adapun sembilan pejabat yang dilantik masing-masing menempati posisi strategis. Ferdiansyah dipercaya memimpin Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dengan tugas utama menggenjot kemandirian fiskal daerah. Agus Dwi Saputra mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), sektor yang bersentuhan langsung dengan penguatan desa.

Sementara itu, Moh. Iksan dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, disusul Anwar Syahroni sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang dihadapkan pada isu krusial pengelolaan lingkungan. Rahman Riadi dipercaya memimpin Dinas Sosial P2A, sektor yang dituntut responsif terhadap persoalan sosial masyarakat.

Pos strategis lainnya diisi Heru Santoso sebagai Kepala DPMPTSP, Mustangin sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Faruk Hanafi sebagai Kepala Disbudporapar, serta Beni Irawan sebagai Kepala BKPSDM.

Bupati Fauzi menutup sambutannya dengan penekanan bahwa 2026 merupakan tahun kerja keras bagi seluruh jajaran pemerintah daerah.

“Kita harus meningkatkan pendapatan daerah, memperkuat pendidikan, menangani persoalan sosial, serta mengelola potensi pariwisata dan investasi secara lebih serius dan terukur. Tidak ada ruang untuk kerja biasa-biasa saja,” tandasnya.

Mutasi ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep menempatkan kinerja dan hasil sebagai ukuran utama dalam menjalankan roda pemerintahan di tahun 2026.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru