SUMENEP, Garuda Jatim – Ribuan langkah kaki berpadu ritmis di bawah cahaya matahari pagi. Dari Areal Taman Potre Koneng, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengirimkan pesan tegas kepada publik, hidup sehat bukan sekadar wacana, melainkan gerakan nyata yang harus dijalani bersama.
Pesan itu diwujudkan melalui Sumenep Sun Run 2025, sebuah ajang lari massal yang tidak hanya menghadirkan euforia olahraga, tetapi juga menjadi simbol perubahan gaya hidup masyarakat menuju pola hidup yang lebih aktif dan sehat.
Kegiatan yang digelar pada Minggu (14/12/2025) tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Kehadiran pimpinan daerah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong budaya olahraga di tengah masyarakat.
Ketua Panitia Penyelenggara yang juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep, Erik Susanto, menjelaskan bahwa Sumenep Sun Run 2025 mempertandingkan dua kategori utama, yakni Fun Run 10 Kilometer (10K) dan Fun Run 5 Kilometer (5K).
“Kedua kategori dirancang untuk menjangkau berbagai tingkat kemampuan peserta, baik pelari berpengalaman maupun masyarakat umum yang baru memulai olahraga lari,” ujarnya.
Ia mengapresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat yang ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, partisipasi yang masif menjadi indikator meningkatnya kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga yang menyenangkan dan mudah diakses.
“Kami merencanakan Sumenep Sun Run untuk terus dikembangkan dan dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana edukasi yang efektif dalam membangun pola hidup sehat masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo secara langsung melepas peserta Sumenep Sun Run 2025. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa olahraga harus menjadi budaya hidup, bukan sekadar agenda seremonial tahunan.
“Sehat itu dimulai dari kebiasaan sederhana. Berlari adalah contoh paling mudah, murah, dan bisa dilakukan siapa saja. Karena itu, Sumenep Sun Run kami rancang inklusif dan terbuka untuk seluruh masyarakat,” kata Bupati Fauzi di sela kegiatan.
Menurutnya, lari massal ini menjadi instrumen strategis untuk membangun kesadaran bahwa kesehatan fisik merupakan fondasi utama produktivitas dan kualitas hidup.
Pemerintah daerah, lanjutnya, tidak ingin masyarakat hanya aktif berolahraga ketika ada event, tetapi mampu menjadikannya sebagai kebutuhan dalam keseharian.
“Sumenep Sun Run 2025 menjadi momentum untuk mengajak masyarakat terus bergerak, aktif, dan konsisten berolahraga dalam kehidupan sehari-hari,” paparnya.
Lebih dari sekadar ajang lari, Sumenep Sun Run 2025 diposisikan sebagai ruang edukasi publik. Pemerintah Kabupaten Sumenep menyatakan komitmennya untuk terus mendukung event olahraga yang bersifat edukatif, partisipatif, dan berkelanjutan, sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.(Za/Di)
Penulis : Za
Editor : Redaksi











