Pemkab Kediri Resmi Lepas Kontingen NPCI

Sabtu, 6 Desember 2025 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Mohamad Solikin, dengan atlet NPCI saat pelepasan (Istimewa - garudajatim.com)

i

Foto bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Mohamad Solikin, dengan atlet NPCI saat pelepasan (Istimewa - garudajatim.com)

KEDIRI, Garuda Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, menunjukkan komitmen besarnya terhadap pengembangan olahraga difabel dengan secara resmi melepas kontingen National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) yang akan berlaga pada Kejuaraan Paralimpiade Provinsi Jawa Timur di Surabaya, 5–7 Desember 2025.

Acara pelepasan berlangsung penuh haru dan optimisme di halaman Kantor Pemkab Kediri.

Ketua NPCI Kabupaten Kediri, Lilik Kumaidah, menyatakan bahwa tahun ini Kabupaten Kediri mengirim empat kontingen dengan total 35 atlet, pelatih, dan ofisial.

Adapun cabang yang diikuti yakni atletik, voli duduk, powerlifting, serta satu tim atletik tambahan sebagai bentuk perluasan partisipasi.

“Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya. Kami menargetkan peringkat Kabupaten Kediri bisa naik menembus enam besar. Kenaikan kontingen ini adalah bukti semangat dan kepercayaan diri para atlet,” ujar Lilik. Sabtu (6/12/25)

Pelepasan ini tidak sekadar seremoni. Pemkab Kediri melalui berbagai program pemberdayaan terus memperluas dukungan terhadap NPCI.

Mulai dari penyediaan fasilitas latihan, peningkatan kualitas pelatih, hingga akses ketenagakerjaan bagi atlet difabel berprestasi sebuah langkah yang jarang dilakukan banyak daerah dan menjadi perhatian khusus Bupati Kediri.

Menurut Lilik, kebijakan ini menjadi energi besar bagi para atlet karena mereka merasa dihargai bukan hanya saat bertanding, tetapi juga dalam kehidupan setelahnya.

“Ini bentuk keberpihakan nyata. Atlet merasa masa depannya ikut dijaga,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Mohamad Solikin, menegaskan bahwa Pemkab Kediri bangga dengan keberangkatan para atlet difabel yang membawa misi besar untuk mengharumkan nama daerah.

“Mas Dhito menyampaikan rasa kebanggaan dan dukungan kepada seluruh atlet dan pelatih. Keikutsertaan mereka adalah wujud nyata ketangguhan dan semangat juang,” tegasnya.

Ia mengingatkan, bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan utama dalam ajang ini.

“Yang terpenting bukan hasil akhirnya, tetapi bagaimana para atlet menjaga semangat, tetap gembira, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas,” paparnya.

Pemkab Kediri memberikan apresiasi khusus terhadap kedisiplinan para atlet NPCI yang selama masa persiapan berlatih secara intensif, termasuk latihan rutin di pagi hari.

“Pertemuan itu bukan hanya soal pertandingan, tapi juga proses belajar, bagaimana menjalin relasi, membaca strategi lawan, dan memperkuat mental bertanding,” tandasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Mau Program Presiden Tercoreng, Satgas MBG Sumenep Siap Sidak SPPG Bermasalah
IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:07 WIB

Tak Mau Program Presiden Tercoreng, Satgas MBG Sumenep Siap Sidak SPPG Bermasalah

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Berita Terbaru