SUMENEP, Garuda Jatim — Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura kembali menghadirkan gebrakan akademik yang mempertegas reputasinya sebagai kampus yang bergerak cepat menyesuaikan diri dengan dinamika era digital.
Melalui Studium Generale bertajuk “Digitalisasi dan Transformasi: Menakar Peluang dan Realita di Dunia Usaha”, UNIBA Madura berhasil mengumpulkan ratusan mahasiswa lintas fakultas dalam satu forum yang penuh energi dan pertukaran gagasan futuristik.
Acara yang digelar di Auditorium UNIBA Madura itu tak sekadar menjadi ruang pemaparan materi, tetapi menjelma sebagai laboratorium diskusi yang hidup.
Mahasiswa tidak hanya mendengarkan, tetapi aktif menyodorkan pertanyaan, berbagi pengalaman, dan merespons isu-isu seputar perubahan lanskap bisnis akibat penetrasi teknologi.
Wakil Rektor II Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, R. Khaeru Ahmadi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian penting dari orientasi besar UNIBA Madura dalam mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Era digital menuntut kecepatan beradaptasi. Karena itu, UNIBA Madura ingin memastikan mahasiswa tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga siap mental menghadapi perubahan,” tegasnya. Rabu (3/12/25)
Ia menyatakan, bahwa digitalisasi bukan lagi sekadar tren, melainkan fondasi baru dunia usaha yang mengubah cara perusahaan beroperasi, mengelola data, dan berinteraksi dengan konsumen.
Dengan memahami dinamika tersebut, mahasiswa memiliki peluang lebih besar untuk tidak hanya bersaing, tetapi memimpin inovasi di bidangnya masing-masing.
“Kami ingin mahasiswa UNIBA Madura menjadi agen perubahan, bukan sekadar pencari kerja, tetapi pencetus ide, inovator, bahkan pendiri bisnis berbasis digital. Semangat ini yang terus kami dorong,” jelasnya.
Antusiasme peserta menjadi indikator kuat bahwa mahasiswa UNIBA Madura siap membuka diri pada pemahaman baru mengenai kewirausahaan modern, peluang startup, serta tantangan global yang menuntut kreativitas dan fleksibilitas.
Di sisi lain, keberhasilan Studium Generale ini mempertegas transformasi UNIBA Madura sebagai kampus yang membangun ekosistem pendidikan progresif.
Kampus tidak berhenti pada penguatan teori, tetapi mendorong pengalaman belajar yang lebih praktis, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan industri masa kini.
“UNIBA Madura serius membentuk lulusan yang unggul dan visioner. Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi bagian dari perubahan, tetapi tampil sebagai motor penggeraknya,” tukas R. Khaeru Ahmadi.
Dengan komitmen tersebut, UNIBA Madura terus melangkah menjadi institusi pendidikan yang mampu menjembatani mahasiswa menuju masa depan dunia usaha yang kian menuntut inovasi, kecakapan digital, dan keberanian menembus batas-batas baru.(Za/Di)
Penulis : Za
Editor : Redaksi











