Bupati Sumenep Pimpin Tanam 1.300 Pohon di TPA Tanonggul

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menanam 1.300 bibit pohon (Za - garudajatim.com)

i

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menanam 1.300 bibit pohon (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim — Bupati Sumenep, Jawa Timur turun langsung memimpin penanaman 1.300 bibit pohon di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tanonggul, Desa Torbang, Kecamatan Batuan.

Kegiatan penghijauan ini menjadi simbol kuat komitmen Pemkab Sumenep dalam memulihkan lingkungan sekaligus merespons ancaman perubahan iklim yang kian nyata.

Agenda ini digelar atas kolaborasi Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Medco Energi Madura.

Penghijauan tersebut menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Medco Energi senilai Rp100 juta.

Plt Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni, menjelaskan bahwa pohon yang ditanam telah disesuaikan dengan karakter ekologis Sumenep dan kebutuhan ruang hijau perkotaan.

Totalnya 1.300 bibit, terdiri dari Akasia 175 bibit, Sukun 250 bibit, Gayam 250 bibit, Mahoni — 250 bibit, Matoa 275 bibit.

“Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas ruang hijau dan meningkatkan kualitas lingkungan di tengah perkembangan kawasan perkotaan,” ujar Anwar. Selasa (2/12/25)

Ia menyebut, pemilihan TPA Tanonggul sebagai lokasi utama bukan tanpa alasan. Selain membutuhkan vegetasi penyangga, area tersebut juga menjadi titik penting untuk menunjukkan bahwa ruang bekas aktivitas pembuangan sampah tetap bisa dipulihkan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa kegiatan penghijauan bukanlah agenda seremoni tahunan. Setiap bibit, katanya, memiliki tanggung jawab moral dan ekologis.

“Setiap pohon yang kita tanam hari ini adalah investasi jangka panjang. Ini bukan hanya untuk sekarang, tetapi untuk generasi Sumenep di masa depan,” tegasnya.

Ia menyoroti urgensi pohon sebagai penyerap emisi, penjaga kualitas udara, sekaligus penyangga tata air.

Di tengah meningkatnya suhu perkotaan dan berkurangnya ruang resapan, penanaman pohon menjadi solusi yang harus dilakukan secara masif.

Fauzi memastikan, gerakan penghijauan tidak berhenti di Tanonggul. Pemkab telah memetakan sejumlah wilayah rawan kekeringan serta daerah yang minim ruang hijau sebagai target lanjutan.

“Yang terpenting bukan hanya menanam, tetapi memastikan pohonnya dirawat agar tumbuh optimal dan memberi manfaat besar bagi masyarakat,” beber Fauzi.

Pihaknya mengapresiasi dukungan Medco Energi Madura yang dinilai konsisten dalam program lingkungan.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah swasta adalah kunci keberhasilan pembangunan ekologis yang berkelanjutan.

“Kami berharap, ini menjadi langkah awal memperluas ruang hijau, menurunkan emisi, serta memberi ruang hidup yang lebih layak bagi masyarakat Sumenep dalam jangka panjang,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa
Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 
Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep
Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti
Catatan Kritis Untuk Penyiaran RRI Sumenep
Ketika Kritik Media Dijawab dengan Emosi, Bukan Data
Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep
SPPG Bermasalah, Kritik Dibungkam: SPPI Sumenep Dinilai Tak Serius Tangani MBG
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:18 WIB

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:01 WIB

Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:19 WIB

Catatan Kritis Untuk Penyiaran RRI Sumenep

Berita Terbaru

Opini

Catatan Kritis Untuk Penyiaran RRI Sumenep

Rabu, 14 Jan 2026 - 15:19 WIB