Disdukcapil Sumenep Resmi Luncurkan Aplikasi SIKERIS: Langkah Besar Percepat Transformasi Layanan Publik

Kamis, 27 November 2025 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disdukcapil Sumenep, R. Ach. Syahwan Effendi, bersama Wabub Sumenep, Imam Hasyim, saat meluncurkan aplikasi SIKERIS (Za - Garuda Jatim)

i

Kepala Disdukcapil Sumenep, R. Ach. Syahwan Effendi, bersama Wabub Sumenep, Imam Hasyim, saat meluncurkan aplikasi SIKERIS (Za - Garuda Jatim)

SUMENEP, Garuda Jatim — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, resmi meluncurkan Sistem Informasi Kependudukan dan Registrasi (SIKERIS).

Hal ini menjadi sebuah platform digital terintegrasi yang digadang menjadi terobosan besar dalam modernisasi layanan administrasi kependudukan.

Peresmian berlangsung di pendopo agung dan dipimpin langsung oleh PLT Sekretaris Daerah beserta Wakil Bupati Sumenep.

Kepala Disdukcapil Sumenep, yang saat ini juga menjabat sebagai PLT Sekretaris Daerah (Sekda), R. Ach. Syahwan Effendi, dalam sambutannya mengatakan, bahwa SIKERIS dibangun untuk menjawab tuntutan pelayanan modern yang cepat, presisi, dan bisa diakses dari mana saja.

Ia menyebut, bahwa kualitas data kependudukan sangat menentukan keberhasilan berbagai program pemerintah, mulai dari bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga perencanaan pembangunan.

“SIKERIS hadir sebagai fondasi baru dalam penataan data penduduk. Sistem ini kami rancang agar validasi data lebih tertib, akuntabel, dan minim kesalahan,” jelasnya. Kamis (27/11/25)

Pihaknya menambahkan, bahwa integrasi layanan dalam satu aplikasi akan mengurangi antrean manual, menghemat waktu masyarakat, dan mempermudah monitoring internal Disdukcapil.

“Dengan digitalisasi penuh, kami ingin memastikan masyarakat di pelosok sekalipun tetap mendapat layanan yang layak tanpa harus menempuh perjalanan jauh,” imbuhnya.

Pada momentum peluncuran aplikasi tersebut, Disdukcapil Sumenep juga memberikan penghargaan kepada petugas layanan kecamatan dan pegawai non-ASN berprestasi.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan terbaik selama ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, menyampaikan bahwa hadirnya SIKERIS bukan sekadar inovasi digital, melainkan lompatan strategis untuk memperkuat tata kelola birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik.

“Aplikasi SIKERIS dapat mempercepat transformasi layanan sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih efektif dan terpercaya,” ujar Wabup Imam.

SIKERIS menggabungkan sejumlah layanan administrasi dalam satu platform yang saling terkoneksi. Masyarakat kini dapat mengakses: Perekaman dan penerbitan KTP-el, Pengajuan Kartu Identitas Anak (KIA), Pengurusan akta kelahiran dan kematian, Layanan pindah datang penduduk, Konsolidasi dan pembaruan data secara realtime

Melalui sistem ini, lanjut dia, proses yang sebelumnya membutuhkan waktu panjang dan berulang kini dapat diselesaikan lebih cepat, akurat, dan transparan.

Imam menegaskan, bahwa digitalisasi layanan sudah menjadi kebutuhan mendesak.

“Transformasi digital ini memastikan masyarakat dapat mengurus dokumen tanpa hambatan. Layanan publik harus benar-benar memberikan kemudahan dan manfaat yang jelas,” tegasnya.

Ia berharap, penghargaan ini menjadi pemantik motivasi bagi seluruh jajaran.

“Kami ingin penghargaan ini menjadi pemacu semangat sekaligus menginspirasi unit lain agar terus berbenah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa
Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 
Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep
Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti
Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep
Investasi Sumenep Tembus Rp2 Triliun di Tengah Transisi Regulasi, UMKM Jadi Penyangga Utama Ekonomi Daerah
52 SPPG Sumenep Abai Uji Limbah Meski Diwajibkan Kepmen 2760
Perpres MBG Diperluas, Presiden Prabowo: Semua Tenaga Pendidikan Adalah Prioritas Bangsa
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:18 WIB

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:01 WIB

Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:50 WIB

Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep

Berita Terbaru

Opini

Catatan Kritis Untuk Penyiaran RRI Sumenep

Rabu, 14 Jan 2026 - 15:19 WIB