Haul Akbar Raja-Raja Madura di Sumenep: Spirit Leluhur Menyatu dengan Harmoni Kebangsaan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo bersama masyarakat menggelar Haul akbar (Za - garudajatim.com)

i

Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo bersama masyarakat menggelar Haul akbar (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Ratusan masyarakat Kabupaten Sumenep, Jawa Timur memenuhi Pendopo Agung, dalam menghadiri Haul Akbar Raja-Raja Madura yang digelar penuh kekhidmatan.

Gelaran monumental ini menjadi rangkaian penting Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep dan sekaligus menyemarakkan Hari Santri Nasional 2025.

Acara yang mengangkat tema “Meneladani Jejak Leluhur, Membangun Madura yang Lebih Sejahtera”, menghadirkan suasana haru dan kebersamaan lintas kelompok.

Dalam sambutannya, Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa Haul Akbar ini memiliki nilai spiritual dan historis yang tinggi bagi Madura.

 

“Raja-raja Madura bukan hanya bagian dari masa lalu, tapi sumber nilai yang hidup. Mereka mewariskan keberanian, kebijaksanaan, dan tanggung jawab terhadap rakyat,” ujar Bupati Fauzi. Selasa (28/25)

Ia menekankan bahwa pembangunan Sumenep dan Madura modern tidak boleh terlepas dari akar budaya serta spiritualitas.

“Kita membangun Sumenep bukan hanya dengan infrastruktur, tapi dengan jiwa yang beriman. Dari akar budaya dan nilai leluhur inilah kekuatan Madura sejati tumbuh,” tegasnya.

Di hadapan ribuan jamaah, ia menyerukan soliditas seluruh elemen masyarakat, pemerintah, ulama, dan rakyat demi kemajuan dan harga diri Madura.

“Haul Raja-Raja Madura mengajarkan bahwa sejarah yang dihidupkan akan menuntun masa depan. Jika pemerintah, ulama, dan rakyat bersatu, Madura bukan hanya maju, tapi juga bermartabat,” tutupnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menguji Nurani Hukum, Duplik ODGJ Sapudi Sumenep Bongkar Kekeliruan Dakwaan JPU
Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa
Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 
Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep
Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti
Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep
Investasi Sumenep Tembus Rp2 Triliun di Tengah Transisi Regulasi, UMKM Jadi Penyangga Utama Ekonomi Daerah
52 SPPG Sumenep Abai Uji Limbah Meski Diwajibkan Kepmen 2760
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:58 WIB

Menguji Nurani Hukum, Duplik ODGJ Sapudi Sumenep Bongkar Kekeliruan Dakwaan JPU

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:18 WIB

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:01 WIB

Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti

Berita Terbaru