Disdik Sumenep Gelontorkan Rp29,3 Miliar untuk Rehabilitasi 29 SD, Target Rampung Akhir 2025

Selasa, 14 Oktober 2025 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi rehabilitasi Sekolah Dasar Kabupaten Sumenep (Za - garudajatim.com)

i

Foto ilustrasi rehabilitasi Sekolah Dasar Kabupaten Sumenep (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelontorkan dana Rp29.343.457.067,00 untuk program rehabilitasi sekolah dasar (SD) yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Dari total anggaran tersebut, Rp22.192.607.067,00 bersumber dari APBN untuk 13 Sekolah Dasar, empat Sekolah Menengah Pertama, dan 5 Taman Kanak- kanak. Sedangkan Rp7.150.850.000,00 berasal dari APBD untuk 16 SD.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar Disdik Sumenep, Ardiansyah Ali Sochibi, menyatakan hingga pertengahan Oktober 2025, progres fisik rehabilitasi telah mencapai sekitar 30 persen, dengan target penyelesaian seluruhnya pada Desember 2025 mendatang.

Rehabilitasi yang dilakukan, lanjut dia, tidak sekadar memperbaiki tampilan bangunan, tetapi menyentuh berbagai fasilitas vital penunjang proses belajar mengajar.

“Beberapa item pekerjaan meliputi perbaikan ruang kelas yang rusak berat maupun sedang, pembangunan dan perbaikan toilet siswa dan guru, revitalisasi Unit Kesehatan Sekolah (UKS), perpustakaan, serta ruang guru,” ujarnya. Selasa (14/10/2025)

“Pendidikan yang baik harus dimulai dari lingkungan belajar yang aman, bersih, dan layak. Karena itu, perbaikan fasilitas ini menjadi fokus utama kami tahun ini,” katanya.

Ia menegaskan, untuk pelaksanaan rehabilitasi dilakukan dengan dua mekanisme berbeda.

“Untuk proyek yang didanai APBN, Disdik Sumenep menerapkan sistem swakelola, di mana sekolah menjadi pelaksana langsung dengan pendampingan teknis dari tim dinas,” tegasnya.

“Sementara proyek yang bersumber dari APBD dikerjakan dengan sistem non-faktual, yakni melalui model kerja sama dengan penyedia lokal yang melibatkan masyarakat sekitar,” imbuhnya.

“Kami ingin pemberdayaan masyarakat tetap berjalan, khususnya di wilayah kepulauan. Karena itu, sistem swakelola menjadi pilihan agar tenaga lokal bisa dilibatkan dan pengawasan lebih efektif,” jelasnya.

Hingga saat ini, pihaknya mengatakan, sebagian besar pekerjaan telah memasuki tahap perbaikan struktur dan penyelesaian atap bangunan. Di sejumlah titik, pengerjaan toilet dan ruang guru baru juga sudah dimulai.

“Kami terus melakukan monitoring dan evaluasi rutin agar pelaksanaan sesuai jadwal. Target kami, seluruh proyek rehabilitasi selesai pada Desember 2025 dan bisa langsung digunakan siswa saat tahun ajaran baru,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil
Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3
Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat
DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama
Bupati Sumenep dan Kadisdik Sidak Hari Pertama MPLS
Fauzi Wongsojudo Lantik 25 Pejabat Administrator, Kirim Sinyal Percepatan Reformasi Birokrasi hingga Pelayanan Desa
Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, DKUPP Sumenep Siapkan Koperasi Jadi ‘Mesin Baru’ Penggerak Ekonomi Desa
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:21 WIB

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:01 WIB

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:41 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:06 WIB

Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:12 WIB

DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama

Berita Terbaru

Foto petani tembakau saat panen (Za - garudajatim.com)

Berita

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Jul 2026 - 20:01 WIB