Pemkab Sumenep Gerak Cepat Rehabilitasi Rumah Terdampak Gempa Sapudi

Kamis, 9 Oktober 2025 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Sumenep saat melakukan rehabilitasi rumah terdampak gempa 6.5 (Za - garudajatim.com)

i

Pemkab Sumenep saat melakukan rehabilitasi rumah terdampak gempa 6.5 (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim — Setelah guncangan bumi berkekuatan 6,5 magnitudo mengguncang Pulau Sapudi beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, kini resmi memulai proses rehabilitasi rumah warga terdampak.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa masa pemulihan tidak hanya wacana, tetapi benar-benar dijalankan dengan langkah konkret di lapangan.

Data terbaru mencatat, 519 bangunan mengalami kerusakan akibat gempa tersebut. Rinciannya, 192 rumah rusak ringan, 165 rusak sedang, 107 rusak berat, dan 10 rusak sangat berat. Tak hanya rumah warga, fasilitas umum pun ikut terdampak 18 tempat ibadah rusak ringan, 11 rusak sedang, 4 rusak berat, 5 sekolah rusak ringan, 2 rusak sedang, 2 rusak berat, serta 2 fasilitas kesehatan mengalami kerusakan ringan.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa pemerintah tidak ingin masyarakat berjalan sendiri menanggung beban bencana.

Ia memastikan, proses perbaikan untuk rumah dengan kategori rusak ringan dan sedang sudah dimulai secara bertahap.

“Mulai kemarin, perbaikan rumah baik yang rusak sedang maupun ringan sudah berjalan. Kami ingin masyarakat segera bisa menempati rumahnya kembali dengan layak dan aman,” ujarnya. Kamis (9/25)

Menurutnya, rehabilitasi ini bukan semata proyek fisik, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral dan sosial pemerintah untuk memulihkan kehidupan warga Sapudi.

Pemkab menurunkan tim teknis lintas dinas yang bertugas melakukan pendataan ulang, memverifikasi tingkat kerusakan, sekaligus mendampingi warga dalam proses pembangunan.

“Fokus awal memang diarahkan pada rumah dengan kerusakan ringan dan sedang agar warga bisa segera kembali ke tempat tinggalnya. Namun rumah yang rusak berat dan sangat berat tetap akan menjadi prioritas berikutnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Sumenep, Edwin Pratama, menyebutkan bahwa proses rehabilitasi dilakukan dengan prinsip cepat, tepat, dan transparan. Pendataan lapangan digelar secara terbuka agar seluruh bantuan sesuai kebutuhan riil masyarakat.

“Kami tidak ingin ada data yang meleset. Tim verifikasi bekerja door to door agar bantuan benar-benar sampai ke warga yang berhak,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil
Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3
Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat
DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama
Bupati Sumenep dan Kadisdik Sidak Hari Pertama MPLS
Fauzi Wongsojudo Lantik 25 Pejabat Administrator, Kirim Sinyal Percepatan Reformasi Birokrasi hingga Pelayanan Desa
Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, DKUPP Sumenep Siapkan Koperasi Jadi ‘Mesin Baru’ Penggerak Ekonomi Desa
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:21 WIB

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:01 WIB

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:41 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:06 WIB

Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:12 WIB

DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama

Berita Terbaru

Foto petani tembakau saat panen (Za - garudajatim.com)

Berita

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Jul 2026 - 20:01 WIB