Kelangkaan BBM di Pulau Sapudi Mulai Teratasi, DPRD Sumenep Minta Pertamina Perhitungkan Distribusi

Kamis, 25 September 2025 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto gedung terbaru DPRD Kabupaten Sumenep (Za/Di)

i

Foto gedung terbaru DPRD Kabupaten Sumenep (Za/Di)

SUMENEP, Garuda Jatim – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat membuat resah warga Kecamatan Gayam dan Nonggunong, Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mulai menemukan titik terang.

Pasokan baru dipastikan segera tiba setelah tanker Pertamina diberangkatkan dari Sapeken menuju Sepudi.

Ketua Komisi II DPRD Sumenep, Faisal Muhlis, menegaskan pihaknya langsung melakukan komunikasi intens dengan Bagian Perekonomian Setdakab Sumenep begitu menerima keluhan masyarakat. Koordinasi itu membuahkan perkembangan positif, di mana distribusi kembali berjalan meski sebelumnya sempat terganggu.

“Info yang saya dapatkan hari ini, tanker Pertamina sudah berangkat dari Sapeken dan mudah-mudahan hari ini juga sampai di Sepudi,” ujar Faisal. Kamis (25/25)

Menurut Faisal, setelah ditelusuri, persoalan kelangkaan BBM di Pulau Sapudi bukan terletak pada kuota, melainkan perubahan armada pengangkut dari kapal besar menjadi kapal kecil oleh Pertamina.

“Mungkin ada kendala ya. Tapi saya sudah sampaikan ke Bagian Perekonomian, kalau memang kebijakan Pertamina seperti itu, jangan sampai kelangkaan terjadi lagi. Mau kapal besar atau kecil, harus diperhitungkan waktu dan jaraknya agar tidak terjadi kekosongan stok BBM,” paparnya.

Kondisi kelangkaan yang berlangsung selama hampir sepekan membuat masyarakat terpukul. Harga eceran di lapangan sempat melonjak hingga Rp15 ribu per liter, jauh di atas harga normal.

Menanggapi keresahan tersebut, Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan BBM di Pulau Sapudi dalam kondisi aman. Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, menyampaikan bahwa distribusi BBM ke kepulauan memang memerlukan mekanisme khusus karena faktor geografis dan cuaca.

“Stok BBM untuk masyarakat Pulau Sapudi dan sekitarnya dipastikan dapat memenuhi kebutuhan. Secara berkala juga ada tambahan stok dari kapal pengangkut BBM yang saat ini dalam perjalanan dengan estimasi sandar Kamis (25/9), membawa Pertalite 136 KL dan Biosolar 48 KL,” jelas Ahad dalam keterangan resminya.

Sebagai langkah antisipasi, Pertamina juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Langkah ini diambil untuk mencegah praktik penyalahgunaan distribusi, termasuk aksi pelangsiran yang berpotensi memperparah kelangkaan.

“Kami juga melakukan pemblokiran nomor polisi kendaraan yang terindikasi melakukan pelangsiran,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivis HMI UNIBA Madura Nilai Pilkada Lewat DPRD Sebagai Langkah Mundur Demokrasi
Menguji Nurani Hukum, Duplik ODGJ Sapudi Sumenep Bongkar Kekeliruan Dakwaan JPU
Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa
Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 
Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep
Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti
Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep
Investasi Sumenep Tembus Rp2 Triliun di Tengah Transisi Regulasi, UMKM Jadi Penyangga Utama Ekonomi Daerah
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:54 WIB

Aktivis HMI UNIBA Madura Nilai Pilkada Lewat DPRD Sebagai Langkah Mundur Demokrasi

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:58 WIB

Menguji Nurani Hukum, Duplik ODGJ Sapudi Sumenep Bongkar Kekeliruan Dakwaan JPU

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:18 WIB

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep

Berita Terbaru