SUMENEP, Garuda Jatim – Usia empat dekade lebih bukan sekadar angka bagi Universitas PGRI Sumenep. Dalam momentum Dies Natalis ke-41 yang dipuncaki melalui malam resepsi, kampus ini menegaskan transformasinya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya tumbuh, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat Madura.
Malam resepsi tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mitra kelembagaan, pimpinan perguruan tinggi, organisasi profesi, serta seluruh sivitas akademika.
Kehadiran lintas sektor itu menjadi penanda bahwa UPI Sumenep telah menjelma sebagai simpul penting dalam ekosistem pendidikan dan pembangunan daerah.
Ketua Panitia Dies Natalis ke-41 sekaligus Kepala Humas UPI Sumenep, Khoiril Anwar, menyampaikan bahwa peringatan tahun ini mengusung tema “Berkarya, Berdampak” sebagai arah strategis gerak institusi ke depan.
“Tema ini kami maknai sebagai komitmen. Setiap aktivitas akademik, penelitian, hingga pengabdian masyarakat harus menghadirkan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh publik, terutama masyarakat Madura,” ujar Anwar. Senin (16/2/26)
Sejak Januari 2026, lanjut dia, rangkaian Dies Natalis telah diisi beragam kegiatan akademik, olahraga, seni, dan kebudayaan. Seluruh agenda dirancang sebagai ruang kolaborasi sekaligus penguatan identitas UPI Sumenep yang mengusung spirit Taneyan Lanjang, terbuka, inklusif, dan berakar kuat pada kearifan lokal.
Sementara itu, Rektor UPI Sumenep, Asmoni, dalam sambutannya menegaskan bahwa usia ke-41 menjadi fase konsolidasi dan pematangan institusi.
Ia menyoroti capaian akreditasi unggul Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) sebagai salah satu tonggak penting peningkatan mutu akademik kampus.
“Akreditasi unggul ini adalah bukti bahwa UPI Sumenep terus bergerak meningkatkan standar kualitas. Ini bukan kerja satu dua orang, melainkan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika,” tegasnya.
Asmoni menambahkan, ke depan UPI Sumenep akan fokus memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas jejaring kerja sama strategis dengan berbagai pihak.
“Kami ingin tumbuh secara berimbang—kuat dalam kualitas, relevan dengan kebutuhan zaman, dan adaptif terhadap tantangan global. Kolaborasi adalah kunci,” imbuhnya.
Pada malam resepsi tersebut, UPI Sumenep juga menganugerahkan Anugerah UPI kepada sejumlah mitra strategis di bidang kelembagaan dan publikasi, di antaranya Radar Madura Biro Sumenep, Ikatan Wartawan Online (IWO), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI), serta Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS).
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi media dan organisasi profesi dalam mendukung transparansi, publikasi, serta kemajuan pendidikan tinggi di Kabupaten Sumenep.
Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada finalis Duta Kampus 2026 serta organisasi kemahasiswaan yang dinilai aktif dan konsisten berkontribusi dalam pengembangan akademik maupun nonakademik.
Menutup rangkaian acara, Rektor menegaskan komitmen UPI Sumenep untuk tetap berpijak pada nilai-nilai lokal tanpa kehilangan daya saing global.
“Empat puluh satu tahun adalah usia kematangan. Kami akan terus menjaga kepercayaan publik dengan menghadirkan pendidikan tinggi yang berintegritas, relevan, dan berdampak luas,” tandasnya.(Za/Di)
Penulis : Za
Editor : Redaksi











