12 Armada Disiapkan, Pemkab Sumenep Maksimalkan Mudik Gratis Lebaran 2026

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, saat diwawancarai di ruangannya (Za - garudajatim.com)

i

Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, saat diwawancarai di ruangannya (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menyiapkan 12 armada transportasi dalam program Mudik Gratis Lebaran 2026, sebagai upaya memperkuat layanan publik sekaligus memastikan warga dapat pulang kampung dengan aman dan layak.

Armada tersebut terdiri atas empat kapal laut untuk jalur kepulauan dan delapan unit bus untuk rute darat.

Program mudik gratis ini khusus diperuntukkan bagi masyarakat ber-KTP Sumenep, dengan tujuan utama membantu warga kepulauan dan perantau agar bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman tanpa terbebani ongkos perjalanan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, mengatakan bahwa pelaksanaan mudik gratis tahun ini dirancang lebih maksimal dibanding tahun sebelumnya, baik dari sisi kesiapan armada maupun kualitas layanan bagi pemudik.

“Evaluasi tahun lalu menjadi dasar pembenahan. Tahun ini kita fokus pada kesiapan armada dan kenyamanan masyarakat yang mudik,” kata Dzulkarnain. Rabu (25/2/26).

Untuk transportasi laut, Pemkab Sumenep menyiapkan empat kapal, yakni Dharma Kartika, Citra Dharma, DBS 3, dan Sabuk Nusantara. Armada tersebut akan melayani lintasan strategis kepulauan seperti Kalianget–Kangean, Kalianget–Sapeken, hingga rute menuju Banyuwangi.

“Untuk kapal laut, ada empat armada yang sudah kita catat, termasuk DBS 3 dan Sabuk Nusantara. Semua akan beroperasi sesuai jadwal yang ditetapkan,” jelasnya.

Keberangkatan kapal laut dijadwalkan mulai H-11 hingga H-3 Lebaran, atau sekitar delapan hari sebelum Hari Raya Idul Fitri, guna mengurai kepadatan sekaligus memberi ruang waktu yang cukup bagi pemudik kepulauan.

Sementara itu, lanjut dia, untuk jalur darat, delapan unit bus gratis disiapkan bagi warga Sumenep yang berada di wilayah daratan Jawa. Keberangkatan bus direncanakan berlangsung mulai 13 hingga 24 Maret 2026.

“Yang bisa kita layani adalah warga dengan KTP Sumenep. Pendaftaran sudah dibuka melalui nomor kontak resmi yang kami sediakan,” tegas Dzulkarnain.

Ia menambahkan, program ini merupakan bentuk kehadiran negara di tingkat daerah, terutama bagi masyarakat kepulauan yang selama ini menghadapi biaya transportasi relatif mahal saat musim mudik.

Meski seluruh armada difasilitasi gratis, pemerintah daerah mengingatkan calon pemudik agar mempersiapkan identitas dan kondisi kesehatan sebelum keberangkatan.

“Identitas wajib lengkap, dan kondisi kesehatan harus prima. Kalau tidak sehat, tentu tidak bisa ikut mudik. Pemerintah memfasilitasi, tapi masyarakat juga harus siap,” ungkapnya.

Selain arus mudik, Pemkab Sumenep juga menyiapkan skema arus balik, khususnya untuk transportasi laut. Adapun untuk jalur darat, tidak ada penjadwalan khusus arus balik sebagaimana yang diterapkan pada kapal.

Dengan persiapan armada yang lebih matang dan layanan yang diperbaiki, Pemkab Sumenep optimistis mudik gratis Lebaran 2026 akan berlangsung tertib, aman, dan lebih berkualitas, sekaligus menjadi solusi nyata bagi mobilitas masyarakat Sumenep, baik daratan maupun kepulauan.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil
Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3
Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat
DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama
Bupati Sumenep dan Kadisdik Sidak Hari Pertama MPLS
Fauzi Wongsojudo Lantik 25 Pejabat Administrator, Kirim Sinyal Percepatan Reformasi Birokrasi hingga Pelayanan Desa
Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, DKUPP Sumenep Siapkan Koperasi Jadi ‘Mesin Baru’ Penggerak Ekonomi Desa
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:21 WIB

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:01 WIB

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:41 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:06 WIB

Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:12 WIB

DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama

Berita Terbaru

Foto petani tembakau saat panen (Za - garudajatim.com)

Berita

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Jul 2026 - 20:01 WIB