SUMENEP, Garuda Jatim — Nuansa hangat kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sanggar Lentera Universitas PGRI Sumenep pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi lintas generasi yang mempertemukan pengurus aktif, anggota, alumni hingga para pendiri Sanggar Lentera dalam satu momentum kebersamaan.
Acara yang berlangsung dengan suasana penuh keakraban itu tidak hanya menjadi agenda rutin Ramadan, tetapi juga dimaknai sebagai ruang memperkuat solidaritas internal organisasi yang selama ini dikenal aktif dalam kegiatan seni dan budaya di lingkungan kampus.
Ketua Sanggar Lentera, Fathur Rahman, menyampaikan bahwa kegiatan buka bersama tersebut digelar sebagai upaya menjaga hubungan emosional antar anggota organisasi, baik yang masih aktif maupun yang telah menjadi alumni.
“Momentum buka bersama ini dalam rangka mempererat tali silaturahmi antara pengurus, anggota, alumni bahkan pendiri Sanggar Lentera. Kami ingin menjaga kebersamaan ini agar Sanggar Lentera tetap solid dan terus berkembang,” ujar Fathur Rahman. Jumat (13/3/26)
Menurutnya, keberadaan para alumni dan pendiri dalam kegiatan tersebut memberikan nilai tersendiri bagi organisasi, karena mereka merupakan bagian dari sejarah perjalanan Sanggar Lentera sejak awal berdiri hingga berkembang seperti sekarang.
Ia menilai, kebersamaan yang terbangun dalam momentum Ramadan menjadi pengingat bahwa organisasi tidak hanya berfungsi sebagai wadah kegiatan mahasiswa, tetapi juga sebagai keluarga besar yang saling mendukung dalam proses berkarya dan berorganisasi.
Selain berbuka puasa bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi ringan dan berbagi pengalaman antara generasi lama dan generasi baru Sanggar Lentera.
Para alumni memberikan motivasi kepada anggota aktif agar tetap konsisten mengembangkan kreativitas dan menjaga nilai-nilai kebersamaan yang menjadi fondasi organisasi.
Dalam suasana yang sederhana namun penuh makna, para peserta tampak larut dalam obrolan hangat mengenai perjalanan organisasi, tantangan berkesenian di kalangan mahasiswa, serta berbagai gagasan untuk memperkuat eksistensi Sanggar Lentera di masa mendatang.
Ia berharap hubungan antar anggota tidak hanya terjalin dalam aktivitas organisasi formal, tetapi juga melalui momen kebersamaan yang mampu memperkuat rasa memiliki terhadap organisasi.
“Kami berharap hal ini menjadi titik penguat solidaritas internal, sehingga Sanggar Lentera dapat terus menjadi ruang kreatif bagi mahasiswa Universitas PGRI Sumenep dalam mengekspresikan gagasan seni, budaya, dan literasi di tengah dinamika kehidupan kampus,” tukasnya.(Za/Di)
Penulis : Za
Editor : Redaksi











