Antusiasme Warga Membludak, 750 Kuota Mudik Gratis Pemkab Gresik Diserbu Pendaftar

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antusiasme masyarakat saat mendatangi kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik untuk melakukan penukaran tiket mudik gratis (Istimewa - garudajatim.com)

i

Antusiasme masyarakat saat mendatangi kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik untuk melakukan penukaran tiket mudik gratis (Istimewa - garudajatim.com)

GRESIK, Garuda Jatim — Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik, Jawa Timur, dipadati masyarakat yang hendak menukarkan tiket Program Mudik Gratis Gresik 2026.

Warga yang sebelumnya telah mendaftar secara daring sejak 24 Februari 2026 datang untuk melakukan verifikasi data sekaligus mengambil tiket keberangkatan.

Sejak pagi hari, antrean peserta terlihat mengular di halaman kantor Dishub. Para pendaftar membawa bukti registrasi online sebagai syarat untuk mendapatkan tiket resmi keberangkatan dalam program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Gresik menjelang Hari Raya Idulfitri.

Tingginya antusiasme warga menunjukkan bahwa program ini masih menjadi solusi transportasi bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman tanpa harus terbebani biaya perjalanan yang semakin meningkat menjelang Lebaran.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik, Khusaini, menyampaikan bahwa sistem pendaftaran dilakukan secara daring untuk mempermudah masyarakat serta meminimalisasi penumpukan antrean pada tahap registrasi awal.

“Pendaftaran dibuka mulai 24 Februari 2026 melalui sistem online. Sementara pemberangkatan peserta mudik gratis dijadwalkan berlangsung pada 18 Maret 2026,” jelasnya. Jumat (13/3/26)

Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Gresik menyiapkan sebanyak 750 kuota pemudik dengan dukungan 15 armada bus yang akan mengantar peserta menuju berbagai daerah tujuan di Jawa Timur.

Program Mudik Gratis tersebut merupakan inisiatif Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Asluchul Alif sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan fasilitas transportasi yang aman, nyaman, sekaligus gratis bagi masyarakat menjelang momentum Lebaran.

Selain membantu masyarakat, program ini juga diharapkan mampu menekan penggunaan kendaraan pribadi sehingga dapat mengurangi potensi kepadatan lalu lintas saat arus mudik.

Sementara itu, salah satu peserta mudik gratis asal Perumahan Kedanyang, Riandiani, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Ia berencana pulang kampung ke Ngawi bersama suami dan anaknya.

Menurutnya, jadwal keberangkatan yang ditetapkan pada 18 Maret sangat sesuai dengan jadwal libur kerja suaminya sehingga mereka dapat mudik lebih awal.

“Program ini sangat membantu kami. Terima kasih kepada Pak Bupati dan Wakil Bupati Gresik serta Dinas Perhubungan yang sudah memfasilitasi masyarakat untuk mudik. Semoga pelaksanaannya berjalan lancar,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Gresik menyiapkan tujuh rute perjalanan menuju berbagai wilayah di Jawa Timur, yakni:

Gresik–Situbondo–Banyuwangi

Gresik–Pasuruan–Probolinggo–Lumajang–Jember

Gresik–Malang–Blitar

Gresik–Jombang–Kediri–Tulungagung–Trenggalek

Gresik–Madiun–Magetan

Gresik–Madiun–Ponorogo

serta Gresik–Bojonegoro–Padangan–Ngawi.

Dengan adanya program ini, Pemerintah Kabupaten Gresik berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan terorganisir, sekaligus membantu mengurai kepadatan arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idulfitri.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satukan Generasi, UKM Sanggar Lentera Gelar Buka Bersama Penuh Kekeluargaan
Operasi Pekat Semeru 2026 di Gresik: 78 Kasus Terbongkar, 85 Tersangka Diamankan, Ratusan Miras dan Narkoba Disita
IWO Sumenep Resmi Polisikan Akun TikTok yang Diduga Lecehkan Profesi Wartawan
BGN Bekukan 10 SPPG di Sumenep, Pelanggaran Sanitasi dan Administrasi Picu Penghentian Operasional
Usai di Suspend, Paket Makanan Kering Tiga Hari dari SPPG Pakamban Laok 2 Tuai Kritik Lagi
DPRD Sumenep Siapkan Sidak Besar Program MBG, Soroti Dugaan 90 Persen SPPG Tanpa IPAL
Komentar TikTok Juan Kurniawan Hina Profesi Wartawan, IWO Sumenep Siapkan Jalur Hukum
Distribusi MBG Mendadak di SPPG Pakamban Laok 2 Dipertanyakan, Sekolah Sudah Libur
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:04 WIB

Satukan Generasi, UKM Sanggar Lentera Gelar Buka Bersama Penuh Kekeluargaan

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:56 WIB

Antusiasme Warga Membludak, 750 Kuota Mudik Gratis Pemkab Gresik Diserbu Pendaftar

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:44 WIB

Operasi Pekat Semeru 2026 di Gresik: 78 Kasus Terbongkar, 85 Tersangka Diamankan, Ratusan Miras dan Narkoba Disita

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:17 WIB

IWO Sumenep Resmi Polisikan Akun TikTok yang Diduga Lecehkan Profesi Wartawan

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:44 WIB

BGN Bekukan 10 SPPG di Sumenep, Pelanggaran Sanitasi dan Administrasi Picu Penghentian Operasional

Berita Terbaru