Suapan Cinta Jangkau Kangean, Pemkab Sumenep Gandeng SKK Migas dan KEI Tekan Stunting Kepulauan

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Sumenep bersama SKK Migas, dan Kangean Energy Indonesia, saat melaksanakan program Suapan Cinta (Istimewa- garudajatim.com)

i

Pemkab Sumenep bersama SKK Migas, dan Kangean Energy Indonesia, saat melaksanakan program Suapan Cinta (Istimewa- garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Upaya penanganan stunting di wilayah kepulauan diperkuat melalui kolaborasi Pemerin Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, SKK Migas, dan Kangean Energy Indonesia dengan pendekatan intervensi gizi dan pendampingan langsung ke keluarga sasaran.

Upaya Pemkab tersebut dapat dibuktikan dengan melaksanakan program Sumenep Asupan Pangan Ceria Indah Merata (Suapan Cinta) yang terletak di Desa Pagerungan Kecil dan Desa Pagerungan Besar, Kepulauan Kangean, Kabupaten setempat.

Program ini menjadi langkah strategis ini untuk menjangkau wilayah dengan tantangan geografis tinggi, keterbatasan layanan kesehatan, serta risiko stunting yang masih membutuhkan perhatian khusus. Kolaborasi lintas sektor dapat diproyeksikan memperkuat efektivitas intervensi gizi di daerah kepulauan.

Berbeda dari pola bantuan konvensional, Suapan Cinta dirancang sebagai program terpadu yang menggabungkan pemenuhan gizi, edukasi kesehatan, serta pendampingan langsung kepada keluarga sasaran, terutama balita dan ibu hamil.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menyatakan bahwa Suapan Cinta tidak dimaksudkan sebagai kegiatan seremonial, melainkan bentuk intervensi berkelanjutan yang menyentuh aspek pengetahuan dan perilaku masyarakat.

“Stunting tidak bisa diselesaikan hanya dengan membagikan bantuan. Melalui Suapan Cinta, kami masuk langsung ke keluarga sasaran dengan edukasi gizi, pemberian makanan tambahan, serta distribusi susu bagi balita dan ibu hamil,” ujar Anwar. Rabu (14/1/2026)

Menurut Anwar, pendekatan langsung tersebut penting agar masyarakat memahami penyebab dan dampak stunting secara utuh. Edukasi yang diberikan diharapkan mampu mengubah pola asuh dan pola konsumsi keluarga dalam jangka panjang.

“Ketika masyarakat paham, mereka akan lebih sadar menjaga kesehatan ibu dan anak. Inilah yang kami kejar: perubahan perilaku, bukan sekadar angka statistik,” jelas pria brewok itu.

Dukungan juga datang dari pemerintah desa. Kepala Desa Pagerungan Kecil, Halilurahman, menilai kehadiran langsung Pemkab Sumenep dan pihak perusahaan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Pendekatan kali ini berbeda. Tidak hanya penyerahan bantuan, tapi ada dialog dan pendampingan langsung. Warga merasa diperhatikan dan dilibatkan,” ucap Halilurahman. Kamis (15/1/26)

Ia berharap program serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menyasar lebih banyak keluarga berisiko stunting di wilayah kepulauan.

“Kami ingin upaya pencegahan stunting ini tidak berhenti di satu kegiatan saja, tetapi terus berlanjut,” ujarnya.

Sementara itu, Manager PGA Kangean Energy Indonesia, Kampoi Naibaho, menyampaikan komitmen KEI untuk mendukung penuh pelaksanaan Suapan Cinta di wilayah kerja perusahaan.

“Kami terlibat langsung dalam pemantauan dan pendampingan. Kami berdialog dengan warga, kader posyandu, serta tenaga kesehatan agar program ini berjalan sesuai kebutuhan lapangan,” tuturnya.

Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan penanganan stunting di wilayah kepulauan.

“Selama kolaborasi ini terjaga, kami optimistis program ini tidak hanya formalitas, tetapi benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat Kangean,” tukas Kampoi Naibaho.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan
Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND
Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus
129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter
Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat
Wabup Sumenep Dampingi Khofifah, Pantai Slopeng Disulap Jadi Pusat Layanan Warga
Sae Rassa Restaurant MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Sajikan A Taste of Home
Sae Rassa Hidupkan Malam Sumenep, Live Music dan Suki & Sushi Jadi Teman Bersantai
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:08 WIB

129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat

Berita Terbaru