Dari Rak Buku ke Panggung Budaya, Dispusip Sumenep Sabet Juara II Festival Ketupat 2026

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dispusip Sumenep, Rudi Yuyianto, saat mengikuti kegiatan festival Ketupat (istimewa - garudajatim.com)

i

Kepala Dispusip Sumenep, Rudi Yuyianto, saat mengikuti kegiatan festival Ketupat (istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim — Transformasi wajah perpustakaan daerah kian nyata di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) setempat kembali mencuri perhatian publik setelah sukses meraih Juara II dalam Lomba Merangkai Ketupat pada ajang Festival Ketupat 2026.

Keikutsertaan Dispusip bukan sekadar formalitas institusi pemerintah dalam agenda tahunan. Mereka tampil dengan konsep matang, memadukan seni anyaman ketupat dengan narasi budaya yang kuat.

Hasilnya, karya yang disuguhkan mampu menyita perhatian juri sekaligus memukau ratusan pengunjung yang memadati lokasi kegiatan.

Rangkaian ketupat yang dihadirkan tidak hanya mengedepankan estetika visual, tetapi juga sarat makna filosofis. Nilai kebersamaan, kesederhanaan, hingga kearifan lokal masyarakat Madura tergambar jelas dalam setiap detail anyaman yang ditampilkan.

Kepala Dispusip Sumenep, Rudi Yuyianto, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan bagian dari strategi besar lembaganya dalam mengintegrasikan literasi dengan pelestarian budaya.

“Ini bukan sekadar lomba. Kami ingin menunjukkan bahwa perpustakaan bisa menjadi ruang hidup bagi budaya. Ketupat adalah simbol, dan melalui kreativitas, kami mencoba menghidupkan kembali makna itu di tengah masyarakat,” ungkapnya. Jumat (27/3/26)

Menurutnya, pendekatan kreatif menjadi kunci agar nilai-nilai tradisi tidak tergerus zaman. Dispusip, kata dia, berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi agar masyarakat, khususnya generasi muda, tetap terhubung dengan akar budaya mereka.

Partisipasi aktif dalam Festival Ketupat juga menjadi langkah konkret Dispusip dalam memperluas fungsi kelembagaan. Tidak lagi sebatas tempat membaca, perpustakaan kini didorong menjadi pusat aktivitas budaya dan edukasi yang lebih inklusif.

Prestasi ini sekaligus mempertegas bahwa Dispusip Sumenep mampu beradaptasi di tengah perubahan zaman. Di saat banyak lembaga publik masih berkutat dengan pola lama, Dispusip justru tampil progresif dengan menjadikan budaya sebagai medium literasi yang hidup dan relevan.

Ke depan, capaian ini diharapkan menjadi pemantik semangat untuk terus berinovasi, sekaligus memperkuat posisi Dispusip sebagai aktor penting dalam menjaga sekaligus mempromosikan identitas budaya daerah di kancah yang lebih luas.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan
Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND
Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus
129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter
Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat
Wabup Sumenep Dampingi Khofifah, Pantai Slopeng Disulap Jadi Pusat Layanan Warga
Sae Rassa Restaurant MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Sajikan A Taste of Home
Sae Rassa Hidupkan Malam Sumenep, Live Music dan Suki & Sushi Jadi Teman Bersantai
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:08 WIB

129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat

Berita Terbaru