Bupati Sumenep Jadikan Literasi Senjata Pelajar Hadapi Banjir Informasi Digital

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H. saat menghadiri Pekan Literasi 2026 SMAN 1 Sumenep (Istimewa - garudajatim.com)

i

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H. saat menghadiri Pekan Literasi 2026 SMAN 1 Sumenep (Istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim — Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, berikan pesan kepada pelajar agar tidak menjadi sekadar pengguna teknologi di tengah derasnya arus informasi digital.

Kemampuan membaca, menulis, berpikir kritis, hingga menguji kebenaran informasi dinilai menjadi bekal penting agar generasi muda tidak mudah terseret arus informasi yang belum tentu benar.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H. saat menghadiri Pekan Literasi 2026 SMAN 1 Sumenep, Selasa (6/10/26).

Menurut Fauzi, literasi pada era digital telah berkembang jauh melampaui aktivitas membaca buku. Literasi menjadi kemampuan untuk memahami informasi, mengolah pengetahuan, menilai kebenaran sebuah informasi, sekaligus menyampaikan gagasan secara bertanggung jawab.

“Budaya literasi bukan hanya membaca dan menulis. Literasi juga kemampuan memahami informasi, mengolah pengetahuan, serta menyampaikan gagasan dengan baik,” papar Achmad Fauzi Wongsojudo.

Pihaknya menilai, kemampuan tersebut semakin penting karena pelajar saat ini hidup dalam lingkungan yang dipenuhi informasi dari berbagai sumber.

Kecepatan informasi yang beredar melalui media digital harus diimbangi dengan kemampuan menyaring, memahami dan memeriksa informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.

Karena itu, lanjut dia, budaya literasi tidak cukup ditempatkan sebagai program sekolah semata. Literasi harus tumbuh menjadi kebiasaan yang melekat dalam keseharian pelajar.

Fauzi mengatakan, sekolah memiliki posisi strategis dalam membangun kebiasaan tersebut. Aktivitas membaca, menulis, berdiskusi, bertukar gagasan hingga menghasilkan karya perlu mendapat ruang yang lebih luas agar pelajar tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi mampu menciptakan pengetahuan dan karya.

Ia menegaskan pelajar yang memiliki budaya literasi kuat akan memiliki bekal lebih baik untuk berpikir kritis dan kreatif. Kemampuan itu dibutuhkan agar generasi muda mampu melihat persoalan dari berbagai sudut pandang dan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Pekan Literasi 2026 SMAN 1 Sumenep pun diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Momentum tersebut harus menjadi pemantik lahirnya kebiasaan baru yang terus hidup setelah kegiatan berakhir,” harapnya.

“Pelajar harus memanfaatkan kemajuan teknologi untuk belajar dan berkarya. Jangan mudah percaya informasi, tetapi gunakan media digital untuk hal yang produktif,” tegasnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kemajuan teknologi tidak selalu identik dengan kemajuan kualitas berpikir. Teknologi akan memberikan manfaat ketika digunakan untuk memperluas wawasan, mengembangkan kreativitas dan melahirkan karya yang memberikan dampak positif.

Sebaliknya, tanpa kemampuan literasi yang memadai, derasnya informasi justru dapat membuat pelajar mudah menerima informasi tanpa melakukan verifikasi.

Fauzi menyatakan, kemampuan memilah informasi merupakan bagian penting dari literasi modern. Pelajar harus membiasakan diri melihat sumber informasi, memahami konteks dan memastikan kebenarannya sebelum menerima ataupun membagikannya kepada orang lain.

Ia berharap kegiatan literasi di SMAN 1 Sumenep mampu menumbuhkan semangat siswa untuk terus membaca, berani menulis, menyampaikan gagasan serta menghasilkan karya yang bermanfaat bagi sekolah dan lingkungan sekitar.

“Pelajar hendaknya gemar membaca, berani menulis, kritis berpikir dan kreatif berkarya demi membangun Kabupaten Sumenep semakin maju,” tutupnya.(Za/Di)2

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sae Rassa Hidupkan Malam Sumenep, Live Music dan Suki & Sushi Jadi Teman Bersantai
Kemarau Mengering, Bupati Sumenep Bergerak Selamatkan Pasokan Air Warga Langsar Laok
MYZE Hotel Siapkan Pengalaman Istimewa di Hari Jadi Sumenep ke-757
Ketika Pena Pelajar Menyapa Bupati, Disdik Sumenep Gebrak Literasi Hari Jadi ke-757
Disdik Sumenep Tuntaskan Data Rekening, Insentif Rp1,5 Juta untuk 5.050 Guru Masuk Tahap Pencairan
Tak Sekadar Andalkan Bansos, Bappeda Sumenep Rancang Strategi Baru Lawan Kemiskinan
Bukan Sekadar Wacana, Pemkab Sumenep Sodorkan 30 Hektare Lahan untuk Masa Depan KEK Tembakau Madura
Festival Tani Ganding 2026 Jadi Etalase Ekonomi Lokal, Bupati Sumenep Ajak Industri Rokok Turut Ambil Bagian
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Sae Rassa Hidupkan Malam Sumenep, Live Music dan Suki & Sushi Jadi Teman Bersantai

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Bupati Sumenep Jadikan Literasi Senjata Pelajar Hadapi Banjir Informasi Digital

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Kemarau Mengering, Bupati Sumenep Bergerak Selamatkan Pasokan Air Warga Langsar Laok

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:29 WIB

MYZE Hotel Siapkan Pengalaman Istimewa di Hari Jadi Sumenep ke-757

Rabu, 30 September 2026 - 09:07 WIB

Ketika Pena Pelajar Menyapa Bupati, Disdik Sumenep Gebrak Literasi Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru