Kemarau Mengering, Bupati Sumenep Bergerak Selamatkan Pasokan Air Warga Langsar Laok

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H. saat turun langsung ke Desa Langsar Laok untuk memastikan pendistribusian air bersih (Istimewa - garudajatim.com)

i

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H. saat turun langsung ke Desa Langsar Laok untuk memastikan pendistribusian air bersih (Istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Kemarau panjang mulai mengubah rutinitas warga Desa Langsar Laok, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Ketika air bersih semakin sulit diperoleh, kebutuhan yang biasanya dianggap sederhana itu berubah menjadi persoalan serius bagi masyarakat.

Di tengah kondisi tersebut, Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H. turun langsung ke Langsar Laok, Bersama jajaran pemerintah daerah dan sejumlah unsur terkait.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu memastikan distribusi air bersih tidak sekadar menjadi bantuan di atas kertas, tetapi benar-benar hadir di tengah warga yang membutuhkan.

Kehadiran Bupati menjadi penanda bahwa krisis air bersih akibat kemarau mendapat perhatian serius pemerintah daerah. Sejumlah armada truk tangki dikerahkan untuk menyuplai air kepada masyarakat yang mulai kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Langsar Laok menjadi salah satu wilayah yang merasakan dampak kemarau. Kondisi tersebut membuat pasokan air bersih menjadi kebutuhan mendesak, terutama untuk keperluan rumah tangga masyarakat.

Bupati tidak datang sendiri. Penanganan tersebut dilakukan melalui sinergi lintas sektor dengan melibatkan Dinas Sosial P3A, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Baznas dan Kodim 0827 Sumenep.

Kepala Dinsos P3A Kabupaten Sumenep R. Abd Rahman Riadi, turut mendampingi Bupati dalam penyaluran bantuan tersebut. Sejumlah pejabat dan unsur kewilayahan juga hadir, di antaranya Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Sumenep, Camat Saronggi serta Kepala Desa Langsar beserta jajaran.

Bagi pemerintah daerah, distribusi air bersih bukan hanya soal mengirimkan truk tangki ke wilayah terdampak. Lebih jauh, langkah tersebut merupakan respons terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang tidak bisa ditunda.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih mendapatkan perhatian dan bantuan. Pemerintah tidak boleh tinggal diam ketika kebutuhan dasar warga menghadapi persoalan,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di sela kegiatan. Selasa (6/10/26)

Menurutnya, kemarau merupakan persoalan yang membutuhkan kerja bersama. Pemerintah daerah harus membangun koordinasi dengan berbagai pihak agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan bantuan tidak berhenti di satu titik saja.

“Penanganan kekeringan harus dilakukan secara bersama-sama. Kami terus mendorong sinergi seluruh pihak agar bantuan air bersih bisa menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya.

Untuk mempercepat distribusi, truk tangki milik BPBD dan Dinsos P3A Kabupaten Sumenep dikerahkan menuju kawasan yang membutuhkan.

Air bersih tersebut kemudian didistribusikan kepada masyarakat Langsar Laok sebagai bagian dari langkah tanggap pemerintah menghadapi dampak kemarau.

Di tengah teriknya musim kemarau, kedatangan armada tangki membawa arti lebih dari sekadar pasokan air. Bagi masyarakat yang kesulitan memperoleh air, setiap tetes menjadi bagian penting untuk menjaga aktivitas rumah tangga tetap berjalan.

Pemerintah Kabupaten Sumenep memastikan sinergi dengan berbagai unsur akan terus diperkuat.

“Tujuannya sederhana, tetapi sangat penting: ketika kemarau membuat air semakin sulit ditemukan, masyarakat tidak boleh merasa menghadapi persoalan itu sendirian,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sae Rassa Hidupkan Malam Sumenep, Live Music dan Suki & Sushi Jadi Teman Bersantai
Bupati Sumenep Jadikan Literasi Senjata Pelajar Hadapi Banjir Informasi Digital
MYZE Hotel Siapkan Pengalaman Istimewa di Hari Jadi Sumenep ke-757
Ketika Pena Pelajar Menyapa Bupati, Disdik Sumenep Gebrak Literasi Hari Jadi ke-757
Disdik Sumenep Tuntaskan Data Rekening, Insentif Rp1,5 Juta untuk 5.050 Guru Masuk Tahap Pencairan
Tak Sekadar Andalkan Bansos, Bappeda Sumenep Rancang Strategi Baru Lawan Kemiskinan
Bukan Sekadar Wacana, Pemkab Sumenep Sodorkan 30 Hektare Lahan untuk Masa Depan KEK Tembakau Madura
Festival Tani Ganding 2026 Jadi Etalase Ekonomi Lokal, Bupati Sumenep Ajak Industri Rokok Turut Ambil Bagian
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Sae Rassa Hidupkan Malam Sumenep, Live Music dan Suki & Sushi Jadi Teman Bersantai

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Bupati Sumenep Jadikan Literasi Senjata Pelajar Hadapi Banjir Informasi Digital

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Kemarau Mengering, Bupati Sumenep Bergerak Selamatkan Pasokan Air Warga Langsar Laok

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:29 WIB

MYZE Hotel Siapkan Pengalaman Istimewa di Hari Jadi Sumenep ke-757

Rabu, 30 September 2026 - 09:07 WIB

Ketika Pena Pelajar Menyapa Bupati, Disdik Sumenep Gebrak Literasi Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru